Minyak Gosok cap Tawon Asli
Minyak Gosok Cap Tawon adalah produk obat-obatan yang wajib dimiliki oleh keluarga. Minyak Gosok cap Tawon diproduksi oleh PT. Tawon Jaya Makassar sejak tahun 1912 di Makassar.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Tuesday, June 25, 2013
Thursday, March 18, 2010
Mengapa Gang Dolly Cuma Dirazia?
Sebelumnya, kita baca dulu informasinya.
Seorang warga Amerika Serikat ditangkap saat razia pekerja seks komersial (PSK) dan lelaki hidung belang di pusat pelacuran Surabaya, Gang Dolly tadi malam, Rabu 17 Maret 2010.
Namun, lelaki tersebut dilepas karena mengaku sebagai pasukan Marinir AS dan bertugas mengamankan kedatangan Presiden Barack Obama.
"Dia menunjukan lencana, berlogo USS Navy [Angkatan Laut Amerika Serikat] dan kalung berbandul dua, satu bertuliskan inisial nama, 'K'," kata Kepala Bagian Operasi Polres Surabaya Selatan Komisaris Polisi Wahyu Wim kepada VIVAnews, Kamis 18 Maret 2010.
"Karena dia sama-sama petugas, apalagi ngaku pengaman Obama, kita lepas. Apalagi dia menunjukan sebagai anggota Marinir AS yang bertugas pengamanan Barack Obama," jelas dia.
Menurut salah satu orang yang menawarkan jasa di Gang Dolly,
Orang-orang asing, jelas dia, sering ke Gang Lebar, masing di kawasan pelacuran Dolly. Di gang selebar enam meter itu banyak wisma-wisma primadona -- yang memajang perempuan-perempuan unggulan.
"Akeh, Mas , wongp-wong bule sing teka rene [banyak bule yang datang ke sini," tambah dia.
Apa kelebihan PSK primadona di Dolly? Menurut Umar, selain cantik-cantik, para PSK bersedia memberikan layanan apapun. "Tarifnya paling rendah Rp 125 ribu per jam," tambah dia.
Diperoleh keterangan, di tempat prostitusi itu, tentara AS itu sedang menikmati minuman keras dengan ditemani seorang wanita. Namun, tidak ada yang bisa memastikan apakah lelaki berpostur tubuh tegap itu sudah masuk kamar menyalurkan hasratnya atau tidak.
Terkait pelaksanaan Operasi Aman Nusa VII Semeru 2010, jajaran kepolisian di Jatim termasuk Surabaya terus melakukan razia. Meliputi penindakan dan pencegahan terjadinya premanisme, penyalahgunaan senjata tajam dan api, terorisme dan penyakit masyarakat.
Malam berikutnya razia kembali dilakukan, satu per satu cafe dan wisma diperiksa. Semua orang yang ada di lokalisasi Dolly diminta menunjukkan identitas diri serta digeledah barang bawaannya.
Sejumlah pemilik warung yang kedapatan menjual miras beralkohol diminta untuk melapor ke kantor polisi. Mereka adalah Udin (25) dan Sudir (30), pelayan cafe Davana Biru Cafe, Jamroni (20) dan Ahul (20) pelayan cafe Orange. Sementara Salim (26) dan Ali (24) pelayan cafe Galaxy; Tono (28) pelayan cafe Ungu; Surya (27) pelayan cafe Gubuk Derita dan Gondrong (30) pemilik warung kopi.sumber
Tak hanya Gang Dolly, di mana-mana, di Indonesia ini, tempat pelacuran cuma dirazia saja. Sudah tahu itu tempat maksiat, Mengapa tidak ditutup saja?
Tuesday, March 16, 2010
Mengapa Remaja Tergila-gila Facebook?
Perkembangan teknologi komunikasi memang berpengaruh besar pada gaya hidup para remaja. Menurut penelitian, para remaja rata-rata mengirim pesan singkat atau SMS 10.000 teks per tahun.Penelitian yang dilakukan Bebo, sebuah situs jaringan sosial populer Inggris, itu mengungkap, lebih dari 2/3 remaja menggunakan ponsel dan kamera digital untuk menyimpan gambar yang merekam kehidupan mereka. Hampir 75 persen dari responden memanfaatkan situs jaringan sosial untuk berbagi foto dan berhubungan dengan teman.
Lalu,
"Komunikasi dan sosilisasi adalah kesukaan yang paling populer di kalangan remaja hari ini," kata Sharon Gavin, Direktur Komunikasi Global Bebo, yang memiliki lebih dari 11 juta pengguna di Inggris, seperti dikutip dari Telegraph.co.uk. "Jika teknologi memungkinkan mereka untuk melakukan sosialisasi lebih mudah, pasti semuanya akan lebih menarik."
Penelitian terbaru menunjukkan, penggunaan situs jejaring sosial pada dasarnya memberi banyak manfaat, bahkan untuk anak-anak. Studi MacArthur Foundation di Amerika Serikat menyimpulkan, penggunaan situs-situs seperti Bebo, Facebook dan MySpace membantu kaum muda belajar banyak hal.
"Kesukaan mereka pada teknologi, memberi mereka keterampilan bahasa dan teknologi, yang mereka butuhkan untuk berhasil di dunia kontemporer. Tanpa disadari mereka juga belajar bagaimana bergaul dengan orang lain, mengelola identitas publik, serta membuat homepage," kata Mizuko Ito, salah satu peneliti dalam penelitian 'Living and Learning with New Media'.
sumber
Monday, March 08, 2010
Selamat Datang di Dunia Facebook

Judul artikel di atas sebenarnya kurang tepat, Selamat datang di dunia Facebook, soalnya siapa sih yang tidak mengenal FB?
Hampir semua orang di dunia mengenal layanan jejaring sosial ini. Facebook benar-benar memiliki kekuatan yang luar biasa. Saat ini, Facebook sangat digandrungi para penggemar social networking. Sihir Facebook benar-benar membuat fenomena global dalam pertemanan sosial.
Lebih hebat lagi, Facebook mampu melebihi Friendster yang sekadar sharing foto dan jaringan sosial. Facebook pun lebih hebat dari Yahoo Messenger yang sekadar chatting. Bahkan Facebook lebih hebat dari Wordpress atau Blogspot. Facebook juga mampu menyedot perhatian kalangan awam yang notabene tak tahu internet. Mereka jadi tahu bahkan kecanduan berinternet.
Pengguna Facebook bukan hanya anak muda. Facebook telah menyebar ke berbagai lapisan masyarakat dan usia. Mulai anak sekolah, mahasiswa, karyawan, hingga ibu-ibu rumah tangga. Aktivitas mereka bersama Facebook telah dimulai sejak bangun tidur, ketika sampai di kantor atau kampus, sambil bekerja atau kuliah, hingga di rumah usai pulang dari kantor atau kampus.
Dengan Facebook, manusia moderen bisa mengekspresikan segala sesuatu tentang diri mereka baik melalui foto, video, aplikasi, catatan, status, ataupun komentar. Tak jarang foto-foto, status, dan komentar yang di-publish oleh pengguna terkesan narsisme, menampilkan diri secara berlebihan. Facebook memberi kesempatan kepada tiap orang agar menjadi dirinya sendiri dan bebas berbicara dengan semua orang.
Melalui Facebook juga seseorang dapat bertukar pikiran dengan sangat mudah. Pertukaran informasi difasilitasi dengan sangat bagus. Sebagai contohnya ketika butuh sesuatu atau ingin tahu tentang sesuatu, tinggal dituliskan dalam status. Dijamin menuai respons teman. Facebook juga dapat juga dimanfaatkan untuk mengkampanyekan suatu ide, apapun itu.
Membangun komunitas melalui group atau pages dengan tujuan yang baik akan sangat bermanfaat. Pertumbuhan group atau pages di Facebook terbilang cukup cepat. Sesuatu hal akan berkembang dengan cepat kalau dibangun secara bersama. Dengan pages, suatu perusahaan juga dapat mengiklankan produknya. Mengenai aturan lebih detail soal satu ini bisa ditanyakan langsung ke Facebook Team.
Di tengah masyarakat yang makin asosial, kehadiran Facebook setidaknya membantu merajut kembali relasi yang terputus, akibat dinamika kehidupan yang memaksa masyarakat semakin individualistis. Banyak contoh serta bukti seseorang bertemu di Facebook dengan teman atau rekannya yang sudah tidak bertemu, bahkan berkomunikasi dalam jangka waktu yang sangat lama.
Uniknya,
Situs Facebook juga bisa digunakan untuk mencari uang. Banyak perusahaan memasang iklan di situs jejaring sosial tersebut. Sementara pengguna Facebook yang ingin berbisnis, bisa langsung memajang foto-foto produk yang akan dijual serta menyebarkan foto-foto tersebut kepada orang yang ada di friend list-nya.
Dari sekian banyak manfaat dan kesenangan yang didapat, ternyata Facebook memiliki dampak negatif. Sejak diluncurkan, budaya sebagian masyarakat berubah. Nyaris tidak ada lagi rahasia pribadi. Pengguna acapkali menulis keadaannya di status. Padahal, kejahatan senantiasa mengintai para penggunanya, mulai pencurian, perdagangan manusia, bahkan prostitusi anak.
Orang tua mulai waswas dengan anak-anak mereka terhadap kasus-kasus negatif akibat salah guna pada Facebook. Apalagi korban dampak negatif Facebook makin banyak. Kasus mutakhir adalah hilangnya seorang remaja 14 tahun oleh pacar yang dikenalnya melalui Facebook. Korban berhubungan badan hingga tiga kali selama pelarian bersama pacarnya [baca: Remaja Perempuan Diculik Setelah Berkenalan di Facebook].
Belum lama ini polisi juga menguak kasus prostitusi remaja anak baru gede. Para remaja tanggung menjual diri lewat Facebook. Modusnya para ABG memasang foto di Facebook. Pengguna seks lalu menghubungi mereka melalui fasilitas chatting. Selanjutnya pelacur ABG itu memberikan nomor telepon. Prostitusi melalui Facebook ditemukan lewat akun bernama 'Tiduri Aku'.
Perdagangan anak pun mulai marak di FB. Dua pelaku dibekuk di Surabaya, Jawa Timur. Dalam usahanya, keduanya pelaku menggunakan yahoo messenger atau MIRC. Tak jarang mereka memakai akun Facebook untuk menarik pelanggan. Seorang pelaku mencari pelanggan sedangkan lainnya mencari anak yang akan diperdaya. Satu perempuan diberi tarif Rp 600 hingga Rp 800 ribu.
Saat ini, beberapa maling juga memanfaatkan Facebook untuk melancarkan aksinya. Seorang lelaki ditangkap lantaran membawa kabur mobil milik teman perempuan yang dikenalnya melalui Facebook. Korban tergiur bujuk rayu pelaku ketika bertemu di FB. Setelah tiga pekan kenalan, keduanya memutuskan "kopi darat". Korban diajak pergi ke tempat wisata. Saat itulah mobil korban dibawa kabur.
Semakin banyak deretan korban jejaring sosial berjatuhan. Haruskah semakin banyak lagi percekcokan dan perceraian rumah tangga terjadi dipicu hubungan sosial via Facebook yang disalahgunakan? Tentunya, ini dilema. Sebab kunci utama adalah pelaku itu sendiri. Ibarat dua sisi pisau tajam, satu sisi begitu bermanfaat namun di sisi lain menjadi pembunuh.
Sejauh kontak hanya dilakukan via internet, dampak negatif tak akan terlalu terasa. Namun, jika dilanjutkan ke dunia nyata atau kopi darat, harus dipertimbangkan baik-baik. Bersikap hati-hati jauh lebih aman. Janji kopi darat sebaiknya dilakukan di tempat umum. Untuk itu, jika add (menambah teman), sebaiknya cek dulu.
Facebook memiliki banyak sekali dampak positif. Namun banyak pula akibat negatif yang mungkin timbul dari "mainan" itu. Hal ini tergantung pada pengendalian diri kita masing-masing. Jika tak mampu mengontrol tentunya akan terjerumus dalam hal-hal negatif tersebut di atas. Jadi, pandai-pandailah mengendalikan diri Anda dan manfaatkan teknologi secara bijak. Timbang ulang, seberapa pentingkah menggunakan Facebook dan jejaring sosial ini bagi kehidupan Anda?
sumber
Saturday, February 27, 2010
Facebook Harus Berubah
Facebook harus berubah agar penggunanya lebih aman dari ancaman penjahat di internet. “Tak perlu ragu. Perubahan kecil saja bisa membuat pengguna lebih terlindungi,” kata Graham Cluley, Senior Technology Consultant dari Sophos.Cluley menanganggap perubahan aturan privasi di Facebook yang menyarankan agar pengguna Facebook untuk berbagi informasi pribadi di internet merupakan langkah mundur. Padahal, menurutnya, jumlah serangan yang meningkat drastis pada setahun belakangan ini menunjukkan kalau situs web jaringan sosial dan jutaan penggunanya harus melindungi diri. “Kalau tidak, identitas mereka bisa dengan mudahnya dicuri oleh penipu dan serangan malware,” tambahnya.
Hasil penelitian Sophos mendapati kalau jumlah spam pada jaringan sosial meroket. Sebanyak 57 persen dari responden menerima spam pada situs web jaringan sosial. Sebanyak 36 persen dari responden yang turut serta dalam survei pernah menerima malware dari situs web jaringan sosial.
Wednesday, February 10, 2010
Bertambahnya Kejahatan Lewat Media Jejaring Sosial
Dan basis "cybercrime" ke depan pun akan beralih ke jejaring sosial dengan makin banyaknya pengguna jejaring sosial seperti Facebook, Twitter dan sebagainya.
Dalam catatan, disebut-sebut Indonesia berada di posisi empat dunia dengan 14,6 juta pengguna, sementara untuk pengguna Twitter berjumlah 5,6 juta dan berada pada posisi keenam di dunia.
Dari kasus terakhir, Febriari alias Ari diduga melakukan penculikan terhadap gadis di bawah umur Marieta Nova Triani dengan menggunakan media jejaring sosial Facebook. Sebelumnya, beberapa waktu lalu, Facebook juga digunakan sebagai wahana untuk melakukan transaksi seks.
Modus kejahatan tersebut menambah deret modus-modus kejahatan internet melalui jejaring sosial yang terjadi di tanah air. Adapun modus-modus kejahatan berbasis jejaring sosial yang hadir lebih dulu antara lain pencemaran nama baik/penghinaan, penipuan, iklan judi online maupun pornografi dan pornoaksi online.
Sebagai media komunikasi, internet dengan jejaring sosialnya, bisa saja bersifat netral. Namun, sebagai pisau bermata dua, dampak negatif bisa terjadi. Sebab bila berbicara internet, semua ada di sana, dan semua bisa terjadi di sana.
Galangan pembebasan Prita Mulyasari dilakukan melalui Facebook berikut dukungan Koin Keadilan-nya, pembebasan dan pemulihan posisi pimpinan KPK Bibit-Chandra juga digalang melalui media jejaring sosial. Begitu banyak diskusi positif, ketersambungan tali silaturahmi yang lama terputus maupun demokrasi 2.0 yang terjadi melalui jejaring sosial.
Namun, ekses negatif tidak bisa dihindarkan.
Seperti penculikan yang merupakan kejahatan tradisional, yang forum perkenalannya kini melalui jejaring sosial. Prostitusi melalui jejaring sosial juga merupakan perubahan transaksi seks secara tradisional dan perluasan dari fasilitas chatting, info yang beredar di mailing list (milis) maupun situs-situs kencan.
Hal yang sama juga terkait dengan penipuan online maupun melalui jejaring sosial. Namun karena bisa lebih man-to-man, penipuan bisa lebih besar dampaknya karena sifat pertemanan yang lebih dekat dibanding mengirimi email spam, dan data-data yang terpublikasi juga bisa lebih disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Lalu apa yang bisa diperbuat? Yang jelas, suka atau tidak suka, UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) No. 11/2008 sesungguhnya telah melindungi masyarakat dari kejahatan yang berbasis teknologi informasi seperti perjudian, pencemaran nama baik/penghinaan, muatan yang melanggar kesusilaan maupun pemerasan/pengancaman.
Selain itu, hal penting lainnya adalah memberdayakan pengguna jejaring sosial itu sendiri. Sebab, meski secara teknologi bersifat netral, jejaring sosial bisa menjadi pisau bermata dua. Bisa dimanfaatkan dalam meningkatkan peran aktif masyarakat dalam proses demokrasi dan menawarkan berbagai layanan yang bersifat membangun, tetapi juga bisa bersifat merusak.
Karena berpotensi digunakan untuk kriminalitas, pengguna jejaring sosial yang masih awam perlu diberdayakan agar tidak menjadi sasaran empuk penjahat internet. Karena bersifat anonimous, hendaknya jangan percaya begitu saja dengan jenis kelamin maupun data-data tertentu dari orang yang ingin berteman dengan kita.
Data-data kita pun harus dijaga agar tidak semua dibuka dan dapat diakses semua orang. Ajakan orang yang baru dikenal hendaknya dipastikan dulu siapa orang yang mengajak, latar belakangnya, tujuannya dan hal-hal lainnya agar kita tidak menjadi korban kejahatan seperti penipuan maupun penculikan.
Apalagi sekarang anak-anak sekolah pun sudah tergabung juga dalam media jejaring sosial, yang sesungguhnya tidak diperkenankan.
Seperti tokoh "Bang Napi" mengatakan, kejahatan itu terjadi karena adanya niat pelaku dan kesempatan. Sehingga, jangan beri kesempatan penjahat untuk menipu, menculik dan hal lainnya yang menggunakan media jejaring sosial. Waspadalah dan manfaatkanlah jejaring sosial secara cerdas.
oleh: Heru Sutadi, pengamat teknologi informasi dan media jejaring sosial.
sumber
Sunday, January 24, 2010
Pegawai Dilarang Buka Facebook
Gubernur Jawa Timur Melarang Pegawai Buka Facebook
Minggu, 24 Januari 2010 - 6:51 WIB
SURABAYA (Pos Kota)- Soekarwo, Gubernur Jawa Timur, melarang pegawai Pemprov menggunakan fasilitas kantor untuk kepentingan pribadi.
Soekarwo, mengatakan, pemerintah tidak akan mengintervensi kepentingan pribadi pegawai Pemprov. Tapi pegawai Pemprov juga tidak boleh menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi.
Penggunaan Facebook, misalnya, dengan fasilitas pemerintah termasuk kategori menyalahi kewenangan. Selain mengganggu kinerja, fasilitas negara seharusnya untuk kepentingan kedinasan bukan pribadi.
Gubernur memerintahkan supaya penggunaan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi termasuk mengakses Facebook dengan internet milik pemerintah, dilarang.
Menurut saya,
Thursday, January 14, 2010
Banyak Pelamar Kerja Ditolak Gara-gara Facebook
Mem-posting sesuatu di Facebook memang tak boleh sembarangan, khususnya bagi para pencari kerja. Sebuah survei mengungkapkan, hampir separuh perusahaan telah menolak calon pekerja yang sebenarnya potensial cuma gara-gara Facebook sang pelamar.Satu dari 10 pelamar kerja ternyata ditolak karena ketahuan telah mem-posting sesuatu tentang minum-minuman keras dan obat-obatan terlarang. Kemudian, 13% karena membuat komentar rasis, dan 9% lainnya ditinjau ulang karena kedapatan menempatkan foto cabul di halaman situs jejaring sosial tersebut.
Perusahaan-perusahaan itu mulai mengecek jeroan Facebook sang pelamar untuk membandingkannya dengan resume curriculum vitae (CV) yang dikirimkan. Menurut Telegraph, empat dari perusahaan telah membuang lamaran yang masuk setelah melihat Facebook sang pelamar.
Gambaran tentang dampak Facebook ini didapat dari hasil survei Career Builder terhadap 450 karyawan perusahaan. Farhan Yasin, presiden Career Builder mengatakan
"Banyak yang memakai situs jejaring untuk menguak hal "kotor" di dunia maya. Maka, bersihkan konten "kotor"-mu sebelum mencari pekerjaan. Hapus semua konten foto dan link yang bisa menjadi batu sandungan dalam mencari pekerjaan," imbau Yasin soal hasil survei tersebut.
Salah satu perusahaan bernama Big Brother mengakui kesalahan terbesar yang dibuat oleh pencari kerja ialah tak bisa menjaga perilakunya di Facebook. Meski telah memoles sebaik-baiknya CV mereka, namun percuma saja kalau masih memiliki catatan online yang kurang baik dan bisa dilihat semua orang.
Sumber
Thursday, June 04, 2009
Antara Facebook dan Video Porno
Beberapa waktu lalu MUI mengeluarkan fatwa mengharamkan Facebook. Semakin banyak saja yang diharamkan sampai-sampai umat bingung yang mana halal yang mana haram. Terlalu jauh. Tak usah jauh-jauh. Setiap hari kita berbuat dosa dengan melihat aurat wanita, itu saja tidak bisa diatur, apalagi peredaran gambar porno dan video porno di internet yang susah dilacak pelakunya.Mengharamkan facebook menurut saya,
Saya kutip:
The internet grows up
But the internet is maturing, or at least its users seem to be. Porn sites have now been overtaken in popularity by social networking sites like MySpace, Friendster and Facebook. At first blush, this seems like a distinction without a difference. After all, the voyeuristic aspect of being able to peek into other people's personal lives is part of the attraction of social networking sites.
Situs komunitas atau situs jejaring sosial telah menyita waktu para remaja untuk berkunjung ke sana, sehingga hampir tidak ada waktu untuk mengunjungi situs porno.
Jadi bagaimana kalau situs komunitas atau situs jejaring sosial dianggap haram?
Sebenarnya, tak hanya Facebook, apapun akan menjadi haram apabila disalahgunakan.
Wednesday, June 03, 2009
Antara Manohara dan Prita Mulyasari


Manohara Odelia Pinot telah membumbung naik ke angkasa, namanya meroket, dan berkibar di dunia maya. Perbincangan di internet tentang Manohara dengan masalah keluarganya ramai diperbincangkan, tak hanya itu, bloggerpun ramai menulis artikel tentangnya dan mengikuti perkembangan beritanya. Seorang model yang telah menjadi tenar sejak pernikahannya dengan Tengku Temenggong Muhammad Fakhry Petra. Apalagi, sejak adanya masalah keluarga. Masuk ke dalam keluarga kerajaan, apalagi menikah antar negara yang berasal dari dua kultur yang berbeda kerap kali menimbulkan banyak masalah. Perlakuan terhadap Manohara mengundang banyak simpatisan dari negeri ini, tapi, bagi saya, bagaimanapun, itu merupakan masalah keluarga. Tak perlu terlalu jauh mengurusi rumah tangga orang. Mari kembali sejenak menengok teman kita yang besok akan diadili
'Bebaskan Prita' Gencar di Facebook
detikcom
detikcom - Selasa, Juni 2
Obrolan hangat di kalangan 'aktivis' milis atau pun blogger saat ini adalah Prita Mulyasari. Ibu dua anak yang masih kecil-kecil itu ditahan di LP Wanita Tangerang sejak 13 Mei lalu dengan tuduhan pencemaran nama baik RS Omni International Tangerang lewat internet.
Penahanan Prita yang diadili 4 Juni mendatang itu dinilai berlebihan. Alhasil, 'penggiat' internet pun ramai-ramai membelanya, termasuk lewat Facebook.
Support itu bertajuk "DUKUNGAN BAGI IBU PRITA MULYASARI, PENULIS SURAT KELUHAN MELALUI INTERNET YANG DIPENJARA". Hingga pukul 11.30 WIB, Selasa (2/6/2009) grup ini telah memiliki 5.910 member. (Sampai detik ini sudah 65,300 member) Grup ini menargetkan mengumpulkan 7.500 member.
Aspirasi kelompok perjuangan ini adalah 'Bebaskan Ibu Prita Mulyasari Dari Penjara dan Segala Tuntutan Hukum' dengan 3 poin:
1. Cabut segala ketentuan hukum pidana tentang pencemaran nama baik karena sering disalahgunakan untuk membungkam hak kemerdekaan mengeluarkan pendapat
2. Keluhan/curhat ibu Prita Mulyasari thd RS Omni tidak bisa dijerat dengan Pasal 27 ayat (3) UU ITE
3. Keluhan/curhat Ibu Prita Mulyasari dijamin oleh UU No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen
4. RS Omni hendaknya memberikan HAK JAWAB, bukan melakukan tuntutan perdata dan pidana atas keluhan/curhat yg dimuat di suara pembaca dan di milis2
Kisah tragis Prita ini dimulai ketika Prita menulis keluhannya lewat email ke sejumlah rekannya pada medio Agustus 2008 setelah komplainnya kepada pihak RS tidak mendapat respons memuaskan. Isinya kekesalan Prita pada pelayanan RS Omni yang telah dianggapnya telah membohonginya dengan analisa sakit demam berdarah dan sudah diberikan suntikan macam-macam dengan dosis tinggi sehingga mengalami sesak napas. Prita juga menyesalkan sulitnya mendapatkan hasil lab medis.
Tak dinyana, tulisan Prita menyebar ke berbagai milis. Pihak RS Omni telah menjawab tulisan Prita lewat milis dan memasang iklan di media cetak. Tak cukup itu, RS itu juga memperkarakan Prita ke pengadilan. Prita dijerat dengan UU Informasi dan Traksaksi Elektronik (ITE) dengan hukuman maksimal 6 tahun atau denda Rp 1 miliar.
Sumber: Yahoo.
Kebenaran harus diungkapkan walaupun itu pahit, dan walaupun kebenaran itu akan memenjarakanmu"
Mari, teman-teman blogger dan netter, mendukung Prita Mulyasari agar dibebaskan dari segala tuntutan. Kunjungi Facebook.
Kasus mirip Prita Mulyasari terjadi pada Khoe Seng Seng. Bila Prita menulis dalam email, Khoe menulis di surat pembaca sebuah koran nasional. Khoe kini menghadapi tuntutan pidana 1 tahun penjara.
| "Dia bersama Winny dilaporkan pengembang ITC Mangga Dua PT Duta Pertiwi ke Mabes Polri pada November 2006 lalu, karena menulis surat pembaca di Kompas dan Suara Pembaruan," kata Kepala Divisi Litigasi LBH Pers, Sholeh Ali, saat dihubungi melalui telepon, Senin (8/6/2009). |
Khoe juga telah kalah di perdata dan mesti membayar denda Rp 1 miliar dalam putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Sedang sidang pidana dia masih diadili di PN Jakarta Timur dan akan kembali disidangkan pada 17 Juni dengan agenda pembacaan pledoi.
"Jadi dia dulu membeli ruko di Mangga Dua, yang dikelola PT Duta pertiwi, tapi ternyata kios yang dia beli itu tanah milik pemda dan tanah itu statusnya hanya hak pengelolaan lahan (HPL) bukan hak milik," jelas Sholeh.
Lalu surat pembaca Khoe dimuat di 26 September 2006 di Kompas dan pada 21 November 2006 di Suara Pembaruan.
"Dia merasa dirugikan karena statusnya hanya HPL, artinya kalau dijual lebih murah. Ini tidak sesuai dengan perjanjian semula. Dia sudah meminta surat penjelasan tapi tidak diindahkan, kemudian sempat diancam-ancam dan akhirnya membuat surat pembaca," jelasnya.
Namun yang aneh, lanjut Sholeh yang juga masuk dalam tim advokasi bagi Khoe Seng Seng dan Winny, kasus seperti ini ditangani Mabes Polri dan kasusnya juga dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.
Kedua terdakwa itu diancam pasal 310 dan 311 KUHP tentang pencemaran nama baik, pasal yang juga dijeratkan pada Prita. "Masa kasus seperti ini ditangani Mabes Polri. Apalagi saat sidang korban (pengembang) tidak pernah dihadirkan jaksa, hanya saksi saja," tambahnya.
Sumber: http://id.news.yahoo.com/dtik/20090608/tpl-mirip-prita-khoe-seng-seng-terancam-51911aa.html
Friday, January 09, 2009
Kekejaman Israel Terhadap Penduduk Sipil Palestina
Mungkin saya terlalu sibuk dengan dagangan sehingga jarang menyimak dengan baik berita di radio, apalagi menonton TV. Sebenarnya tiap hari internetan, tapi bukan mencari berita, tapi sekedar memantau blog, blog walking, buka email atau mencari artikel menarik. Tak pernah serius amat membaca berita.
Benar saja, musibah telah terjadi. Saudara-saudara kita
Sudah 2 pekan lamanya (sebenarnya sudah puluh tahun, tapi mungkin ini yang sangat parah) masyarakat sipil Palestina dibantai, dengan alasan memusnahkan militan HAMAS (mengapa juga ya militan HAMAS tidak mau keluar semua dari persembunyiannya).
Ya, saya memang kurang tertarik dengan sejarah maupun berita politik, konflik, dan lain sebagainya. Tapi saya rasa, membunuh orang-orang tak berdosa betul-betul perbuatan keji. Apakah ini bukan namanya kejahatan perang?
Seperti yang pernah saya pelajari di bangku sekolah atau baca di buku, bahwa umat Muslim itu bersaudara. Ibarat anggota tubuh, jika satu sakit, yang lain ikut merasakan. Tapi, bagaimana kenyataannya? Sepertinya itu tidak berlaku saat sekarang ini. Buktinya, negara-negara Arab sepertinya tidak bisa berbuat apa-apa.
Berperang? Mungkin itu lebih baik bagi sebagian orang. Meskipun, peperangan, bagaimanapun bentuknya, tidak akan pernah menguntungkan kedua belah pihak. Yang menang jadi arang, kalah jadi abu. Peperangan pasti selalu akan mengorbankan jiwa tak berdosa.
Lalu, bagaimana menghadapi kaum Yahudi itu tanpa kontak fisik atau peperangan?
Untuk membantu saudara kita di Palestina, tanpa ikut berperang secara fisik pun bisa dilakukan. Kalau tidak bisa memberi bantuan dana, masih ada cara lain. Jika semua kaum Muslimin di dunia bersatu untuk meninggalkan produk buatan Yahudi, kembali ke produk lokal, maka perekonomian mereka akan lumpuh.
Saya tahu, banyak orang Muslim yang kaya tapi pelit. Nah, apa salahnya kita memakai produk lokal. Makanan lokal, minuman lokal, pakaian lokal, dan barang-barang lokal (meskipun katanya mutunya rendah), tapi upaya itu merupakan salah satu bentuk peperangan menghadapi kekejaman Zionis, selain memajukan perekonomian lokal.
Menjual atau membeli produk-produk Yahudi itu sama artinya membantu mereka dari segi perekonomian, sehingga mereka kaya dan mampu membeli senjata dan membantai saudara kita.
Ya, kalaupun susah untuk meninggalkan produk-produk Yahudi, jalan terpelit untuk membantu saudara-saudara kita di Palestina, ialah berdoa, semoga mereka yang gugur menjadi syuhada, dan bagi mereka yang masih hidup diberikan "kekuatan" iman.
Kalaupun anda tidak mampu melakukan salah satunya, cukup tinggalkan pesan anda di blog ini. Bagaimana tanggapan anda terhadap serangan membabi buta ini?
Friday, October 17, 2008
Budaya Antri
Lanjut cerita,
antara saya dan pelangganpun terjadi kesalahpahaman, saya mengira uang tersebut diambil kembali dan pelanggan merasa dituduh. Seandainya saja pelanggan mau bersumpah dengan nama Allah, saya pasti merasa tenang. Tapi dia tidak mau bersumpah, justru tersinggung karena merasa dirinya dilukai perasaannya. DITUDUH!
Akhir cerita, pelangganpun pergi dengan membawa uang kembalian yang saya berikan.
Tak lama kemudian, saya kirim sms:
"mohon maaf kalau saya yang salah.Manusia memang tak pernah luput dari kesalahan dan dosa.Manusia tempatnya kekhilafan.Sekali lagi mohon maaf beribu maaf".
Menunggu beberapa menit, sayapun menelpon minta maaf.
Selang beberapa menit kemudian, balasan smsnya pun datang:
+6281355724xxx: "Pak, sY tdk PermasalahKan ji kalau Maslah Uangnya,
Cuman, yg jAdi masalah ialah PerasaAn. Smua mAnusia kan pux prasaAn..!
MaAf klu uang yg bApak kasi tadi sy Ambil, krN kalau tidak...brArti sY berSalah. & sy dtg dari jauH k Makassar PAK, bukan u/ CaRI Masalah, tpi u/ msa dpan.
Pak, entah esok a/ kapapun ada yg bermasalah. Bapak bsa cAri sy d blaKang rmh bApak. D pondok P kamar paling ujung..!
Atas nama A. dri Pinrang"
Saya balas:
"Sekali lagi minta maaf kalau perasaan adik terluka.Saya tahu,pasti saya juga akan merasakan hal yg sama ketika mengalami hal seperti itu.
Bagi saya tak ada lagi masalah..Mungkin karena pembeli (ibu) tadi membuat saya jadi lupa.Mestinya ibu tadi bersabar menunggu antrian. Saya hanya manusia biasa yg tak luput dari kekhilafan."
sampai hari ini selesai cerita, mudah-mudahan tak ada kelanjutan yang negatif.
Saya sangat menyayangkan ibu-ibu yang datang tadi langsung minta dilayani sementara masih ada pelanggan lain yang melakukan transaksi. Di Makassar sini banyak sekali orang seperti itu, tidak sabaran, dan tak tahu budaya antri. Kebiasaan seperti inilah yang biasa membuat penjual menjadi bingung. Kadang kalau tidak dilayani mereka ngomel-ngomel, atau ada juga yang langsung pergi begitu saja. Ya, serba salah jadinya, padahal kita ini juga butuh pelanggan. Karena kalau tak ada pelanggan, dari mana kita mau dapat makan?
Kejadian ini mengingatkan saya sekitar sepuluh tahun yang lalu, ketika masih duduk di bangku kuliah. Waktu itu, saya kehabisan uang, tengah hari saya pergi ke ATM, saya lihat di depan ATM ada lima orang antrian, sayapun masuk antrian ke enam.
Tiba giliran saya, tiba-tiba masuk seorang yang berbadan besar (waktu itu saya masih kurus), memaksa saya keluar dan mengatakan: "kita juga sama-sama punya urusan penting. Bukan cuma kamu saja yang buru-buru! Keluar!" sambil menarik saya, yang kemudian dilerai oleh temannya.
Wah.... Ternyata lelaki berbadan besar bersama temannya tadi antrian ke-6, lebih duluan datang dari saya, cuma dia berteduh di bawah pohon sana, jadi saya tidak tahu kalau ternyata ada orang lebih duluan datang dari saya. Begitukah yang namanya antrian? Antrian dengan pandangan mata sambil asyik-asyik berteduh, sementara kita kepanasan. Kita juga manusia punya perasaan..!
Ya, budaya antri sepertinya tidak berlaku bagi sebagian besar orang (di Makassar), lihat saja di depan mesin ATM atau di mana saja yang antriannya tidak menggunakan nomor antrian.
Padahal kalau dipikir, orang lain juga pasti punya urusan penting, dan kalau merasa sangat penting, mengapa tidak datang secepatnya.
Pesan saya, marilah kita biasakan diri dengan budaya antri, sebagai manusia yang beradab dan tertib. Main serobot bisa merugikan orang lain atau mungkin juga diri kita sendiri.
Bagi anda yang punya profesi seperti saya, usahakan melayani pelanggan yang lebih dulu datang, bukan yang lebih kuat, besar dan ngotot. Meskipun sebenarnya kita yang butuh pelanggan dan telah berusaha melakukan pelayanan yang lebih baik.
Semoga kisah ini dapat bermanfaat bagi kita semua.
Wednesday, October 15, 2008
Kemiskinan
Hari ini, di Hari Aksi Blog, di seluruh dunia para blogger telah bersatu untuk memposting satu tema, yaitu kemiskinan.
Kemiskinan merupakan masalah dan bencana global serta isu yang populer. Kemiskinan erat kaitannya dengan penderitaan hidup akibat serba kekurangan, kekurangan harta, kekurangan makanan maupun air bersih, kurangnya pendapatan keluarga, jangankan beli rumah atau kendaraan, beli pakaian saja susah, untuk dimakan saja kadang tidak ada. Tak ada uang untuk berobat jika sakit, jika mereka sakit, mereka hanya berdoa dan menunggu ajal.
Kemiskinan juga berkaitan dengan ilmu pengetahuan. Miskin ilmu karena tidak sempat duduk di bangku sekolah, bukankah di awal abad ke-21 hampir 1 milyar orang yang tidak tahu membaca atau menulis nama mereka? Dan miskin yang paling memprihatinkan namun orang tidak menyadarinya adalah miskin moral/agama.
Kemiskinan merupakan suatu penyakit ekonomi dan sosial yang menjangkiti tak hanya negara-negara miskin, tapi juga negara-negara kaya.
Di Indonesia, termasuk di Makassar, kemiskinan masih menjadi salah satu kampanye baik pada pemilihan gubernur maupun pada pemilihan walikota.
Kemiskinan makin bertambah akibat kenaikan BBM beberapa waktu yang lalu yang berdampak pada naiknya harga kebutuhan pokok. Kemiskinan juga berbanding lurus dengan meningkatnya inflasi.
Meningkatnya kesenjangan antara yang kaya dan miskin makin membuat terpuruk orang-orang miskin, sementara orang kaya makin kaya, begitu juga antara negara kaya dan miskin (berkembang) yang disebabkan oleh kapitalisme modern, dan yang memprihatinkan, justru kesediaan untuk memberikan bantuan dari negara kaya seperti Amerika Serikat tidak seimbang dengan laju peningkatan angka kemiskinan, karena Amerika Serikat lebih mementingkan aspek politik ketimbang upaya pengentasan kemiskinan. Lihat saja, negara-negara yang pernah dibantu oleh Amerika seperti Mesir, Israel, Afghanistan, Pakistan, maupun Irak, semuanya bermuatan politis.
Meskipun faktor utama penyebab kemiskinan yang melanda berbagai belahan dunia saat ini adalah faktor ekonomi dan politik, tapi banyak yang tidak menyadari bahwa faktor agama/moral ikut berperan penting. Kebanyakan orang sudah lupa pada Tuhan dan tidak lagi mengikuti ajaran agama mereka dengan baik. Agama tak lagi mampu mencegah dari korupsi yang merajalela. Berapa banyak uang negara yang disalahgunakan oleh para koruptor yang ingin memperkaya diri sendiri. Bayangkan saja kalau uang hasil korupsi digunakan untuk program pengentasan kemiskinan.
Menurut data PBB, setiap hari jumlah orang meninggal akibat kelaparan sekitar 25.000-30.000 jiwa (kebanyakan anak-anak), yang ekivalen dengan 1 orang meninggal setiap 3,5 detik.
Sebenarnya, banyak sekali makanan di dunia ini. Masalahnya, ada orang yang benar-benar kaya, anjingnya saja makanannya lebih mahal dari makanan manusia, sementara ada orang yang benar-benar melarat, sampai-sampai sisa-sisa makanan anjing pun tidak ada.
Sepertinya tak ada harapan keluar dari kemiskinan bagi orang miskin, karena ia seperti linkaran setan. Tidak cukupnya penghasilan untuk mendapatkan makanan yang baik dan bergizi akan menyebabkan seseorang menjadi lemah dan mungkin jatuh sakit, sehingga tidak dapat bekerja untuk mencukupi kekurangan mereka, sehingga membuatnya makin miskin, kelaparan dan akhirnya meninggal.
Pesan saya, mari kita perangi kemiskinan, mari kita membantu, mulai dari yang paling dekat, keluarga kita, tetangga kita, sekampung kita.
Sisihkan sedikit kelebihan uang kita untuk membantu mereka yang miskin.
Mulailah untuk tidak memboroskan dan membuang-buang makanan, kalau tak sanggup dihabiskan, berikan pada orang miskin.
Mari kita perangi korupsi, karena korupsi makin memperparah angka kemiskinan, yang mestinya uang tersebut dapat digunakan untuk membantu orang-orang miskin.
Friday, July 11, 2008
Belenggu Narkoba
Negara kita memang telah merdeka dari penjajahan bangsa lain, tapi kemerdekaan itu belumlah sepenuhnya kita nikmati, karena masih ada penjajah yang bersifat halus, salah satunya ialah "penjajahan" narkoba yang secara perlahan-lahan melakukan expansi, dan kalau kita tidak berperang melawannya, dampaknya akan lebih buruk dan mengerikan dibanding dengan pada jaman pendudukan Belanda dan Jepang.
Narkoba, narkotika dan obat-obat terlarang, memiliki sejarah yang sangat panjang. Kira-kira tahun 2000 Sebelum Masehi di Samaria telah ditemukan bunga Opion dan dikenal dengan Opium/candu (Papavor Somniferitum), yang kemudian menyebar ke India, China dan negara-negara Asia lainnya. Di China candu ini pernah menjadi masalah nasional dengan terjadinya perang candu.
Dari hasil modifikasi candu, maka lahirlah Morphin, yang pernah dipergunakan pada perang saudara di Amerika Serikat untuk menghilangkan rasa nyeri pada luka akibat perang. Dengan hasil modifikasi dan perkembangan teknologi, maka bermunculanlah berbagai jenis narkoba, seperti heroin, kokain, dan berbagai jenis lain yang sebenarnya diciptakan untuk bidang kedokteran namun disalahgunakan.
Narkoba telah mengancam generasi muda kita, karena dia tidak pandang bulu, tidak pilih merek, tua muda, kaya miskin, semua bisa dijeratnya.
Kita tak dapat membayangkan jika narkoba telah menguasai generasi muda kita. Tak hanya penderitaan fisik, tapi juga kerusakan mental akan "menggerogoti" generasi penerus bangsa. Lantas, bagaimana nasib bangsa kita jika di masa mendatang jatuh ke tangan orang-orang yang "berpenyakitan" dan rusak mental? Sungguh tak terbayangkan....
Untuk itu, jika anda cinta pada diri sendiri, cinta pada keluarga, cinta pada lingkungan sekitar, dan cinta pada bangsa yang nasibnya ada di tangan anda Wahai generasi muda, maka marilah kita memerangi narkoba.
"Say no to drug"













