Pendaftaran CPNS di Departemen Agama Provinsi Sulawesi Selatan hari ini berakhir. Kemarin saya pendaftar yang ke-6000an, yang jelas, lebih dari 10.000an pendaftar yang akan memperebutkan beberapa formasi, baik untuk ditempatkan di Kanwil Provinsi maupun di kabupaten-kabupaten. Tadi malam, saya menerima sms dari teman yang datang dari Kabupaten Bone, jauh-jauh datang untuk 1 orang jatah. Ya, pengangguran yang makin bertambah menjadikan tingkat persaingan yang makin ketat. Tahun depan akan ada lagi pengangguran paripurna, tidak bisa lagi mendaftar CPNS karena lewat umur.
Sebenarnya,
Saya datang mendaftarkan diri karena tidak ingin mengecewakan istri, mertua, dan keluarga saya yang lain. Kami sudah tidak diperhitungkan karena kami bukan lagi orang berduit, bukan karyawan atau pegawai, tapi hanya pedagang kecil yang pemasukannya kembang kempes.
Formasi CPNS yang saya daftar pun sebenarnya tidak sesuai dengan kualifikasi ilmu saya. Sebagai tenaga teknis, dari sarjana teknik murnilah yang pantas. Tapi sebagai alumni Teknik, meskipun saya dari bagian kependidikan, saya pikir, masa sarjana Teknik bisa mengajar asalkan ada Akta IV yang bisa diperoleh hanya 4 semester saja, sementara kita juga yang berasal dari Jurusan Teknik, meskipun kependidikan, tidak bisa ditempatkan di bagian teknis.
HASILNYA?
UPDATE 30 DESEMBER 2008:
Dari 11.000 orang pendaftar, 1000 orang tidak lulus berkas, termasuk saya. Saya dinyatakan tidak lulus berkas karena dianggap tidak ada formasi yang sesuai dengan pendidikan saya. Yang dibutuhkan Teknik Elektro, tapi bukan jurusan Teknik Elektro yang bergelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.).
0 comments:
Post a Comment