Bagi seorang pedagang eceran, penjaga wartel atau outlet penjualan pulsa kecil-kecilan mungkin tidak memerlukan komputer. Tapi menurut saya, komputer sangat saya butuhkan tidak sekedar untuk itu.
Komputer akan sangat membantu saya.
Komputer bisa saya gunakan untuk membuat pembukuan dagang dan laporan perpajakan, selain untuk sekedar mengetik. Komputer juga bisa mendukung usaha saya, untuk aplikasi handpone, MP3, ringtone dan cetak foto.
Sebagai seorang pemantau radio, penulis amatir, blogger, dan citizen jurnalis komputer akan sangat bermanfaat bagi saya untuk membuat tulisan, laporan, browsing internet dan ngeblog.
Sebagai pembuat blog atau website, privat komputer dan ngeblog tentu komputer memang sangat dibutuhkan, dan itu perlu dimiliki dari pada rental atau sewa komputer atau warnet.
Jadi saya memang harus beli komputer supaya semua pekerjaan dan aktifitas saya berjalan lancar.
Mengapa saya memilih netbook? Mengapa bukan PC, laptop/notebook, atau PDA?
Sebagai seorang yang suka mobile tentu PC sangat tidak cocok. Sedangkan laptop yang ukurannya 12-15 Inchi sepertinya terlalu besar untuk masuk ke dalam tas ataupun map saya. Terus, PDA disamping harganya mahal, saya kira tidak akan tahan jika saya gunakan untuk melakukan aktifitas pengetikan.
Jadi ketika saya berniat beli laptop, atau notebook, atau netbook, saya mau beli yang mana sesuai dengan budget saya. Bingung antara mau beli Acer Aspire One 150 dengan kapasitas 120GB, Axioo Pico dengan kapasitas 160GB, Asus Eee PC1000H yang katanya bandel dan tahan baterainya hingga 7 jam, HP Mini-note 2133, atau laptop Acer Aspire 4720Z, dan laptop Lenovo G400.
Mengapa saya memilih Acer Aspire One AOA150 dengan kapasitas hardisk 160GB?
Awalnya saya ingin membeli Acer Aspire One AOA150 dengan kapasitas hardisk 120GB, tapi karena selisih harganya cuma 150-200 ribu rupiah, maka mendingan saya ambil yang 160GB saja.
Dibanding dengan AXIOO PICO, Axioo Pico memang harganya lebih murah 350 ribu dengan spesifikasi yang hampir sama, namun saya ragu dengan produk lokal yang katanya mempunyai nilai purna jual yang rendah. Kalau dari segi kualitas, saya belum punya referensi dari orang yang sudah lama menggunakan merek Axioo.
Dibanding dengan Asus Eee PC1000H, Acer Aspire One AOA150 dengan kapasitas hardisk 160GB lebih murah 400 ribu, lebih besar kapasitas hardisknya 80GB, meskipun Asus Eee PC1000H lebih tahan baterainya juga fisiknya, dan dilengkapi dengan bluetooth.
Dibanding dengan HP Mini-note 2133, HP Mini-note 2133 menggunakan processor VIA yang masih dibawah Atom, yang kekurangannya tidak cocok buat saya yang suka bekerja dengan multitasking, selain itu, kapasitas hardisknya juga lebih rendah.
Dibanding dengan Acer Aspire 4720Z, Acer Aspire 4720Z meskipun processornya lebih tinggi yaitu Intel Dualcore, tapi RAMnya cuma 512MB, kalau diupgrade harus ngeluarin lagi biaya 100-200 ribu, apalagi gejolak moneter membuat harganya membumbung tinggi 1 juta dari harga normalnya, disamping itu ukurannya seukuran tas dosen :).
Dan dibandingkan dengan Lenovo G400, Lenovo G400 selain lebih besar, tak ada kamera webcam, tanpa Operation Sistem (OS), itu berarti harus ngeluarin biaya lagi, memang CD-ROMnya ada dan saya perlukan, tapi belum begitu mendesak.
Disamping perbandingan di atas, Acer belum pernah terjadi kasus baterai meledak. Hal ini perlu juga dipertimbangkan demi keamanan.
Nah inilah beberapa spesifikasi Acer Aspire One AOA150 yang saya pilih:
- Processor Intel Atom 1,60 GHz.
- WLAN 802,11 b/g Wi-fi.
- RAM 1 GB.
- layar 8,9 inchi.
- Resolusi 1024 x 600 pixel.
- Two built-in stereo speaker.
- Built-in digital microphone.
- HDD 160 GB 5400 rpm.
- Multi in 1 card reader.
- Dimensi (249 x 195 x 36) mm atau 9,8 x 6,7 x 1,42 inchi.
- Berat 1 kg.
- Baterai 6 sel 5200mA 60Wh.
- 3 USB Port.
- OS: Windows XP Home.
dan beberapa spesifikasi lainnya yang saya rasa tidak begitu penting.
Kekurangannya:
- ukuran font kecil.
- ukuran tuts kecil.
Itulah sedikit pengalaman saya memilih komputer untuk keperluan saya, semoga bermanfaat, dan menjadi referensi bagi yang ingin membeli laptop/notebook/netbook.